Apa Itu Hipnotis?

Hipnotis…. Wow… beragam asumsi dan pengertian serta komentar-komentar mulai dari yang positif atau negatif langsung bermunculan di benak kita. Namun apa sebenarnya itu hipnotis, dan bagaimana cara kita bisa menghipnotis seseorang atau bahkan diri kita sendiri? Lalu apa pula sebenarnya arti dari hipnotis itu sendiri. Semua akan saya coba tuliskan pada artikel ini, namun satu yang perlu diketahui, bahwa saya bukanlah seorang pakar hipnotis, dan tulisan-tulisan saya di artikel ini hanya berdasarkan dari pengalaman pribadi saya setelah sempat mempelajari Hipnotis selama beberapa saat serta dari buku-buku tentang hipnotis yang pernah saya baca.

Jika ada orang yang berpikiran bahwa hipnotis itu adalah sesuatu yang berkaitan dengan magic (ilmu hitam) atau sejenisnya, maka itu merupakan pengertian hipnotis yang tidak benar. Karena hipnotis itu sendiri merupakan suatu gejala psikologi murni, alias hal yang alamiah dan biasa. Bahkan dalam sehari kita bisa menghipnotis atau terhipnotis sampai ratusan kali. Perlu contoh…? Ok, seorang salesman yang sedang menawarkan barang kepada anda, dan kemudian dia berusaha membujuk anda untuk membeli barangnya, maka bisa dikatakan salesman tersebut berusaha untuk menghipnotis anda agar mau membeli barangnya. Kemudian seorang guru yang sedang berusaha meyakinkan murid-muridnya bahwa mereka pasti bisa lulus ujian akhir dengan nilai tinggi, maka bisa dikatakan bahwa guru tersebut sedang berusaha untuk menghipnotis murid-muridnya agar mereka percaya bahwa mereka bisa lulus ujian.

Jadi dengan contoh di atas, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa Hipnotis itu adalah sebuah usaha untuk meyakinkan seseorang, dengan memasukkan sugesti sugesti ke dalam pikiran anda, sehingga anda mempunyai suatu keyakinan bahwa sugesti yang diberikan itu adalah benar, dan anda akan melakukan sugesti yang diberikan tersebut.

Hipnotis adalah suatu seni komunikasi persuasif untuk menyampaikan pesan ke “pusat Motivasi” orang lain, sehingga dapat “menggerakkan” Orang lain tersebut ke arah tujuan yang dimaksud. Yang dimaksud dengan “Pusat Motivasi” adalah sesuatu yang terdapat dalam diri setiap manusia yang disebut dengan “Pikiran Bawah Sadar”, yang merupakan salah satu bagian dari pikiran yang memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda dengan pikiran biasa.

 

Hipnotis tidak akan berhasil apabila seseorang yang akan di hipnotis, tidak mempunyai keyakinan akan kebenaran dari kata2 sang penghipnotis, dan tentunya orang yang bisa merasa yakin akan sesuatu itu benar atau salah, adalah orang yang mempunyai akal pikiran sehat, dapat mencerna ucapan, memusatkan pikiran, serta melakukan perintah.

 

Sebagai suatu teknik komunikasi, maka hipnotis melibatkan aspek verbal, non verbal, dan memanfaatkan semua faktor pendukung komunikasi, termasuk lambang-lambang dan nilai keyakinan (misla berupa pendulum, lambaian tangan, tatapan mata yang tajam, dsb)

 

Lalu apa sebenarnya pikiran bawah sadar itu? Pikiran bawah sadar itu berisikan data berupa segenap pengalaman, pemahaman, penalaran kita mulai sejak lahir sampai dengan hari ini. Data yang terdapat di pikiran bawah sadar dapat berasal dari pengalaman langsung (Yang kita alami sendiri) atau berasal dari pengalaman induktif (berasal dari pihak lain). Yang harus digaris bawahi, data di pikiran bawah sadar ini dapat berupa data benar atau data yang salah. Dan pikiran bawah sadar tidak dapat membedakannya.

 

Lalu apa hubungannya dengan hipnotis? Seperti yang sudah saya kemukakan di atas, bahwa hipnotis adalah suatu teknik untuk menyampaikan pesan agar “memasuki” pikiran bawah sadar. Oleh karena itu di pertunjukkan hipnotis panggung (stage Hypnosis), seorang stage hypnosis dapat membuat orang melakukan perbuatan-perbuatan yang di luar nalar pikiran kita, Ingat pikiran bawah sadar tidak dapat membedakan antara “benar” dan “tidak benar”, “boleh” dan “tidak boleh”.

 

Kalau begitu berbahaya sekali donk, jika pikiran bawah sadar kita bisa “diobok obok” orang lain, karena dengan begitu maka semua kelakuan kita dapat dikontrol orang lain? Jawabannya adalah tidak sesederhana itu, pikiran bawah sadar setiap manusia mempunyai filter untuk menyaring semua yang akan masuk. Jadi filter ini bisa terbuka dengan lebarnya namun bisa juga tertutup sedemikian rapatnya. Mekanisme dari filter pikiran bawah sadar ini dipengaruhi oleh berbagai macam aspek antara lain : tingkat fokus, minat, tingkat kepercayaan, moral, etika, dsb.

 

Seseorang yang sedang bertemu dengan artis idolanya pasti akan membuka lebar-lebar gerbang pikiran bawah sadarnya, sehingga apa yang diucapkan oleh idolanya tersebut akan langsung masuk dan akan diterima oleh pikiran bawah sadar sebagai sesuatu “kebenaran”. Seseorang yang bertemu dengan seorang yang berparas menyeramkan, dengan badan penuh tato, maka akan menutup rapat-rapat pikiran bawah sadarnya, sehingga apapun yang diucapkan orang itu akan selalu dianggap sebagai sesuatau yang “tidak benar” oleh pikiran bawah sadar.

 

Contoh lain, saya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk memasukkan sugesti saya kedalam pikiran bawah sadar anda, dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan oleh Romy Rafael dalam memasuki pikiran bawah sadar anda. Karena dalam pikiran bawah sadar anda sudah tertanamkan keyakinan bahwa, Romy Rafael adalah seorang master hipnotis yang bisa dengan mudah menghipnotis anda, sedangkan saya…. Hehehehe….

 

Setelah seseorang dapat memasuki pikiran bawah sadar orang lain, dan dengan begitu akan amat mudahnya memasukkan sugesti-sugesti ke dalam pikiran orang tersebut, untuk selanjutnya akan membuat orang tersebut melakukan apa yang sudah di sugestikan ke dalam pikiran bawah sadarnya, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah terhipnotis.

 

Demikian tulisan pertama saya tentang hipnotis, dan nanti akan saya sambung lagi di artikel tentang Hipnotis lainnya. Dan terima kasih kepada Bapak Yan Nurindra, atas segala pelajaran Hipnotisnya. J

Posted in Umum. 1 Comment »

One Response to “Apa Itu Hipnotis?”

  1. Lex dePraxis Says:

    Sebagai referensi tambahan, saya sudah menulis banyak info spesifik tentang rahasia hipnosis, cara menangkal dan modus operandi kejahatan hipnotis. Di sana dijelaskan bahwa korban TIDAK kehilangan kesadaran, melainkan sekedar terbujuk. Silakan cek di FAST Hypnosis untuk mendownload e-booknya (bahasa Indonesia). Semoga bermanfaat, dan salam kenal!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.